DONATUR APRIL - MEI 2016
PT. Waskita Beton Precise - Bekasi Rp. 10.000.000 | HAMBA ALLAH - Bekasi Rp.100.000 | EDI - Cibitung Rp. 3.000.000 | Ibu Wiwin - Bekasi Utara Rp.5.000.000 | HERU IRAWAN - Cikarang Rp.300.000 | NUGROHO - Bekasi Rp.40.000 | ZAINURI - Tambun Rp. 300.000 | HAMDAN - Kalimalang Rp.50.000 | OSCAR HUTAHURUK - Cikumpa Rp.130.000 | REYNALDI - Bogor Rp.50.000 | JOSEPHAT JASSIN - Jakarta Rp.300.000 | VICKY VALLEY - Bekasi Rp.40.000. Bagi dermawan sekalian yang ingin turut beramal jariyah mendukung program Hidayatullah Islamic Center Bekasi dapat melakukan donasi ke rekening di tautan DONASI ANDA atau KLIK DI SINI!

28 Februari 2018

QOULAN LAYYINAN



"QOULAN LAYYIINAN"

By: Hidayatullah
(Pengasuh Ponpes Hidayatullah Bekasi)

Tak dipungkiri siapapun suka dengan kelembutan, baik dari sikap maupun ucapan. Wajar jika seseorang lebih suka berteman dengan orang yang lembut sikap dan ucapannya. Seorang suami atau istri juga lebih menyukai pasangannya yang lemah lembut, tidak kasar atau berperangai buruk. Begitu juga seorang karyawan atau bawahan tentu sangat menyukai jikalau memiliki atasan atau ketua yang lemah lembut sikap dan ucapannya.

Pantas Nabi kita yang mulia Muhammad Shallallahu 'alaihi wasallam pernah bersabda:

إِنَّ الرِّفْقَ لاَ يَكُونُ فِي شَيْءٍ إِلاَّ زَانَهُ وَلاَ يُنْزَعُ مِنْ شَيْءٍ إِلاَّ شَانَهُ

“Sesungguhnya sifat lemah lembut tidaklah berada pada sesuatu kecuali akan membuat indah sesuatu tersebut dan tidaklah sifat lemah lembut dicabut dari sesuatu kecuali akan membuat sesuatu tersebut menjadi buruk.” (HR. Muslim)

Ternyata kelembutan juga disukai Allah Subhanahu wata'ala. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

إِنَّ اللَّهَ رَفِيقٌ يُحِبُّ الرِّفْقَ فِي الأَمْرِ كُلِّهِ

“Sesungguhnya Allah adalah Dzat Yang Maha Lembut yang mencintai kelembutan dalam seluruh perkara.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadits yang lain berbunyi:

إِنَّ اللَّهَ رَفِيقٌ يُحِبُّ الرِّفْقَ وَيُعْطِي عَلَى الرِّفْقِ مَا لاَ يُعْطِي عَلَى الْعُنْفِ وَمَا لاَ يُعْطِي عَلَى مَا سِوَاهُ

“Sesungguhnya Allah adalah Maha Lembut lagi mencintai kelembutan. Dia memberikan pada sifat kelembutan yang tidak diberikan kepada sifat kekerasan, dan tidak pula diberikan kepada sifat-sifat yang lainnya.” (HR. Muslim)

Keutamaan lain dari orang yang memiliki sifat lemah lembut adalah ia memiliki banyak kebaikan. Sebaliknya, orang yang tidak memiliki sifat lemah lembut akan dijauhkan dari kebaikan. Sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadits:

مَنْ يُحْرَمْ الرِّفْقَ يُحْرَمْ الْخَيْرَ

"Orang yang dijauhkan dari sifat lemah lembut, maka ia dijauhkan dari kebaikan.” (HR. Muslim)

*Pentingnya seorang Da'i memiliki Qoulan Layyiinan*
Dalam berdakwah, ucapan yang lembut (qoulan layyinan) juga menjadi salah satu faktor keberhasilan dalam mengajak orang lain menerima kebenaran. Apabila seorang da'i telah memiliki qoulan layyinan, ditambah dengan raut wajah yang berseri-seri dan murah senyum, maka tentu akan banyak orang yang bisa diajak menerima kebenaran. Orang yang menolak dakwah belum tentu karena materi dakwahnya, boleh jadi karena sikap dan ucapan kasar dari yang menyampaikannya.

Mungkin awalnya seseorang yang didakwahi belum terbuka hatinya untuk menerima kebaikan dan kebenaran. Tapi karena disampaikan dengan lemah lembut, maka paling tidak sudah terbangun persepsi positif bahwasanya Islam itu agama yang lembut dan baik. Sehingga ada daya tarik seseorang untuk mengenal Islam semakin jauh. Tentu dengan itu, semakin besar peluang dia untuk menerima kebenaran, tinggal menunggu hidayah Allah Ta'ala saja.

Allah Ta'ala berfirman:

فَبِمَا رَحْمَةٍ مِّنَ الله لِنتَ لَهُمْ وَلَوْ كُنْتَ فَظّاً غَلِيظَ القلب لاَنْفَضُّواْ مِنْ حَوْلِكَ

"Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu.” (QS. Ali Imron: 159).

Dalam tafsir Ibnu Katsir yang dimaksud dengan bersikap keras di sini adalah bertutur kata kasar. Dengan sikap seperti ini malah membuat orang lain lari dari kita. Hasan Al-Bashri mengatakan, “Berlaku lemah lembut inilah akhlaq Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam yang di mana beliau diutus dengan akhlak mulia itu."

Kita bisa belajar dengan dakwahnya Nabi Musa 'alaihissalam, ketika beliau diperintahkan oleh Allah Ta'ala menyampaikan kalimatul haq kepada Fir'aun dengan lemah lembut. Sehingga disebutkan dalam tafsir Baghawi, seseorang membacakan ayat ini kepada Yahya bin Mu’adz:

فَقُولَا لَهُ قَوْلًا لَيِّنًا لَعَلَّهُ يَتَذَكَّرُ أَوْ يَخْشَىٰ

"Maka berbicaralah kamu berdua kepadanya (Fir‘aun) dengan kata-kata yang lemah lembut, mudah-mudahan dia sadar atau takut.” (Qs. Thaha: 44)

Maka menangislah Yahya, dan ia berkata:

إلهي هذا رفقك بمن يقول أنا اﻹله !فكيف بمن يقول: أنت اﻹله ؟! هذا رفقك بمن قال :(أنا ربكم الأعلى) فكيف بمن قال: سبحان ربي الأعلى؟»

"Wahai ilah-ku (Tuhanku) ini adalah kelembutan-Mu terhadap orang yang telah mengatakan “aku adalah ilah!“ maka bagaimana dengan orang yang mengatakan: “engkau adalah ilah?!“ ini adalah kelembutan-Mu terhadap orang yang mengatakan: “Akulah tuhanmu yang paling tinggi.” (Qs. An-Nazi’at: 24)

Maka bagaimana dengan orang yang telah mengatakan: “Maha Suci Rabb-ku yang Maha Tinggi?“.

I'tibar bagi kita, kalaulah dengan Fir'aun yang mengaku dirinya tuhan saja Nabi Musa 'alaihissalam diperintahkan untuk berkata lembut, semestinya sikap dan tutur kita kepada orang lain lebih patut lagi untuk berlaku lemah lembut.

*Akhirul Kalam*
Mari kita belajar untuk bersikap dan berkata yang lemah lembut. Siapapun dia dan apapun profesinya hendaknya menghiasi diri dan lisannya dengan kelembutan. Terkhusus dalam berdakwah hendaknya seorang da'i bersikap dan bertutur kata yang lemah lembut, karena pada dasarnya fitrah manusia suka dengan kelembutan.

Tentu kelembutan disini tidak menafikan untuk tetap teguh memegang prinsip dalam beragama. Tidak membiarkan kezholiman yang terjadi. Tidak berlemah lembut dengan kemungkaran dan kemaksiatan. Semuanya tergantung dengan situasi dan kondisi, serta sesuai dengan porsi dan kadarnya.

Wallahua'lam bishshowab.


Saloloang PPU, 28 Februari 2018
....................................................


Yuk like *Fanspage*
Ustadz Hidayatullah, M.Ag
https://www.facebook.com/Ust.Hidayatullah/?ref=ts&fref=ts

*Twitter* @UstHidayatullah

*Instagram* ust_hidayatullah

*Website* www.ustadzhidayatullah.com www.hidayatullahicb.com

0 komentar:

Posting Komentar