DONATUR APRIL - MEI 2016
PT. Waskita Beton Precise - Bekasi Rp. 10.000.000 | HAMBA ALLAH - Bekasi Rp.100.000 | EDI - Cibitung Rp. 3.000.000 | Ibu Wiwin - Bekasi Utara Rp.5.000.000 | HERU IRAWAN - Cikarang Rp.300.000 | NUGROHO - Bekasi Rp.40.000 | ZAINURI - Tambun Rp. 300.000 | HAMDAN - Kalimalang Rp.50.000 | OSCAR HUTAHURUK - Cikumpa Rp.130.000 | REYNALDI - Bogor Rp.50.000 | JOSEPHAT JASSIN - Jakarta Rp.300.000 | VICKY VALLEY - Bekasi Rp.40.000. Bagi dermawan sekalian yang ingin turut beramal jariyah mendukung program Hidayatullah Islamic Center Bekasi dapat melakukan donasi ke rekening di tautan DONASI ANDA atau KLIK DI SINI!

31 Desember 2017

Cerdas Memilih


"CERDAS MEMILIH"

Oleh: _Hidayatullah_
(Pengasuh Ponpes Hidayatullah Bekasi)

Hidup adalah sebuah pilihan. Tiap saat kita harus memilih. Memilih antara iman atau kafir, syukur atau kufur, baik atau buruk, maslahat atau mudhorat.

Kesuksesan, bahkan kebahagiaan juga diukur dari apa pilihannya. Termasuk memilih perlu tidaknya mengikuti perayaan malam tahun baru masehi. Maka disinilah kita harus cerdas memilih. Karna, jikalau salah memilih fatal akibatnya dan penyesalanlah kesudahannya.

Setiap pilihan punya konsekuensi. Ada ungkapan "salah memilih teman akan sengsara sepanjang perjalanan, salah memilih pemimpin akan sengsara lima tahun, salah memilih istri akan sengsara seumur hidup, dan salah memilih agama akan sengsara dunia akhirat".

*Memilih yg Terbaik*
Dengan singkatnya waktu yg kita jalani, dengan beratnya tantangan hidup, dan dengan amanah yg harus kita pikul, maka kita harus memilih yg terbaik dalam kehidupan ini.

Makanya, Nabi kita tercinta Muhammad Shollallahu 'alaihi wasallam mengingatkan agar jangan sampai jatuh dengan hal kesia-siaan dan sesuatu yg tidak bermanfaat untuk diri serta agama kita. Sehingga tanda baiknya Islam seseorang diukur seberapa jauhnya ia meninggalkan yg tidak bermanfaat dalam kehidupannya.

Rasulullah SAW bersabda:

مِنْ حُسْنِ إِسْلاَمِ الْمَرْءِ تَرْكُهُ مَا لاَ يَعْنِيْهِ». حَدِيْثٌ حَسَنٌ, رَوَاهُ التِّرْمِذِي وَغَيْرُهُ هَكَذَا.

“Di antara tanda kebaikan keislaman seseorang adalah dia meninggalkan hal-hal yang tidak bermanfaat baginya.” (Hadits hasan, diriwayatkan oleh At-Tirmidzi)

Kita harus memanfaatkan sebaik-baiknya kesempatan yg telah diberikan Allah SWT. Nabi SAW pernah bersabda:

اغْتَنِمْ خَمْسًا قَبْلَ خَمْسٍ: شَبَابَكَ قَبْلَ هَرَمِكَ، وَصِحَّتَكَ قَبْلَ سَقَمِكَ، وَغِنَاكَ قَبْلَ فَقْرِكَ، وَفَرَاغَكَ قَبْلَ شُغْلِكَ، وَحَيَاتَكَ قَبْلَ مَوْتِكَ

"Manfaatkanlah lima perkara sebelum lima perkara: masa mudamu sebelum masa tuamu; sehatmu sebelum sakitmu; masa kayamu sebelum masa fakirmu; waktu luangmu sebelum waktu sibukmu; dan masa hidupmu sebelum kematianmu". (HR. Al-Baihaqi).

*Muhasabah*
Salah satu ciri orang yg cerdas adalah orang yg menyiapkan diri untuk masa depannya.

Allah SWT berfirman:

يٰۤاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا اتَّقُوا اللّٰهَ وَلْتَـنْظُرْ نَـفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍ  ۚ  وَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗ  اِنَّ اللّٰهَ خَبِيْرٌۢ بِمَا تَعْمَلُوْنَ

"Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Maha Mengetahui terhadap apa yang kamu kerjakan." (QS. Al-Hasyr: 18)

Dengan bermuhasabah membuat kita mawas diri, tidak lalai dan terlena dengan sesuatu yg sia-sia dan tidak bermanfaat.

Nabi Shollallahu 'alaihi wasallam bersabda:

الْكَيِّسُ مَنْ دَانَ نَفْسَهُ وَعَمِلَ لِمَا بَعْدَ الْمَوْتِ وَالْعَاجِزُ مَنْ أَتْبَعَ نَفْسَهُ هَوَاهَا وَتَمَنَّى عَلَى اللَّهِ

"Orang cerdas itu adalah orang yang biasa menghisab dirinya dan beramal untuk bekal setelah kematian. Orang bodoh adalah orang memperturutkan hawa nafsunya dan berangan-angan kepada Allah". (HR. At-Tirmidzi).

Akhirul kalam, smg kita menjadi orang yg cerdas memilih, memilih yang terbaik dalam kehidupan ini sehingga kita tidak merugi dunia dan akhirat.

"Aamiin ya Allah ya Robbal 'aalamiin".


Yuk like Fanspage
Ustadz Hidayatullah, M.Ag
https://www.facebook.com/Ust.Hidayatullah/?ref=ts&fref=ts

Klik www.hidayatullahicb.com

0 komentar:

Posting Komentar